Kamis, 28 November 2013

TIPS BELAJAR BAHASA INGGRIS


Belajar Bahasa Inggris Efektif

Gimana sih biar kita bisa cepat menguasai Bahasa Inggris? Untuk sebagian orang, bahasa Inggris merupakan suatu subjek yang cukup membuat susah. Baik dari segi penguasaan kosa kata sampai dengan urusan tata bahasa yang kadang melebihi rumus matematika. Tetapi saya amati, siswa yang memiliki kemampuan matematika yang mantap, penguasaan bahasa Inggrisnya cenderung aduhai juga (baik juga maksudnya...). Dan itu sangat mungkin bagi mereka yang kecerdasan linguistik dan matematisnya terasah optimal. Gimana buat kita-kita yang tidak seoptimal itu kecerdasan linguistik dan matematiknya? Ya mungkin tips ini bisa berguna : )
1. Banyak berinteraksi dengan hal-hal yang berbau bahasa Inggris, misalnya, membaca majalah berbahasa Inggris macam R***ER D***ST (versi Inggrisnya), mendengarkan lagu berbahasa Inggris sambil dicari artinya. Walaupun awalnya sulit mengerti artinya, tapi lama kelamaan kalau terbiasa bisa nyangkut juga beberapa kata atau ungkapan berbahasa Inggris. Lumayan kan?
2. Rajin buka kamus Bahasa Inggris. Ternyata mempergunakan kamus adalah sebuah skill yang harus dipelajari. Makin sering buka kamus,  makin cepat mendapatkan arti dari kata-kata yang dimaksud. Kadang orang malas buka kamus karena lama and repot, padahal gak gitu juga kalau tahu tekniknya. Makanya, sekali dapat kata bahasa Inggris yang gak diketahui artinya, langsung buka kamus. Makin sering makin lihai..hehehe. Selain itu kita bisa tahu cara pelafalan suatu kata lewat dictionary itu.
3. Kalau punya tambahan koleksi kata berbahasa Inggris, usahakan segera tahu artinya dan tahu part of speechnya, maksudnya apakah dia sebagai kata benda (noun), kata kerja (verb), kata sifat (adjective) atau kata keterangan (adverb).
4. Kalau bisa, pelajari dari segi strukturnya. Memang sih ini bagian yang paling gak ingin dilakukan karena lumayan susyah kalo gak minat mempelajarinya. Tapi kalau sudah dipelajari, menyenangkan juga kok... lebih seru dari matematika. :P
5. Praktekkan. Ini bagian penting dalam belajar bahasa asing. Maksudnya silahkan ngomong dikit-dikit pake Bahasa Inggris. Ucapkan kata-kata yang sudah dipelajari, praktekkan ungkapan-ungkapan yang diminati bersama teman dan saudara, lafalkan sampai dapat pelafalan yang benar, nyanyikan sampai ucapannya mirip penyanyi aslinya. Mungkin orang-orang merasa aneh melihat kita begitu, tapi ya... for the sake of our improvement....
6. Jalan-jalan atau homestay atau tinggal sementara di negara berbahasa Inggris... ini cukup efektif  untuk memaksa kita ngomong Inggris terus...
7. Tidak cepat bosan belajar dan berusaha plus berdoa biar cepat bisa . In sha Allah,  Allah mengabulkan doa kita.

Itu dia sekilas tips dari saya. untuk hasilnya terserah anda....Have a nice try ...: )




Kamis, 07 Maret 2013

Teacher's story 2- Remaja Tanggung

        Menghadapi ABG jaman sekarang memang perlu ketelatenan khusus.Hal itu dikarenakan  Siswa kelas 9 yang sebentar lagi akan "lulus-lulusan" selalu mempunyai cerita tersendiri setiap tahunnya. Kami pasti selalu terkaget-kaget akan kisah-kisah akhir tahun yang terkadang di luar dugaan.
       Yang paling banyak adalah kisah cinta monyet antar siswa dan siswi yang membutuhkan tanggapan khusus khususnya dari para chaperon alias wali kelas, pengganti orang tua.Terkadang,  orang tua di rumah bahkan  tidak mengetahui cerita tersembunyi tersebut. Yang dapat kami lakukan adalah  mengobrol dengan mereka  hingga akhirnya terkuaklah kisah-kisah yang kadang membuat kami tersenyum-senyum sampai dengan khawatir bukan buatan.. Namun, berhubung "kisah-kasih di sekolah" lebih sering mengganggu konsentrasi dan menurunkan prestasi belajar, maka yang akhirnya terjadi adalah dikeluarkannya  nasihat dan saran agar mengakhiri kisah cinta dari mulut kami. Terkadang ada siswa yang menurut, terkadang ada yang tetap melanjutkan hubungan secara diam-diam. Dan kenyataannya adalah, sebagian besar para ABG tersebut sudah memiliki pasangan atau gebetan masing-masing. Wah, kami  terkadang jadi pusing dibuatnya.
         

Rabu, 06 Maret 2013

Story 2

Teacher's Story

Hari-hari belakangan ini kami di sibukkan dengan jadwal kegiatan yang cukup padat sampai dengan akhir tahun ajaran. Jadwal Ulangan Tengah Semester untuk kelas 7 dan 8, serta kegiatan sejumlah Try out untuk pemantapan kelas 9. Bagian sibuknya adalah tugas pembuatan  kisi-kisi soal dan soal. Bisa saja sih, menggunakan bank soal yang kita punya tinggal copy paste. Tetapi rasanya bosan, kalau kami mengeluarkan soal yang sama. Akhirnya coba-coba cari di internet, namun ternyata sama saja. Bahkan untuk mengeditnya hingga menjadi soal yang layak ,lebih banyak memakan waktu. Hingga kalau sudah mentok, kami buka dokumen soal tahun kemarin dan kisi-kisinya. Beres..

Ternyata, jadi guru profesional itu harus dibayar dengan jumlah 24 jam mengajar atau setara dengan waktu 37,5 jam yang harus kami habiskan di sekolah. Bahkan, bukti finger print menjadi sesuatu yang harus bagi kami sekarang. Kini, Kami selalu membayangkan, andai waktu menunggu pulang dan jam-jam kosong itu bisa digunakan untuk perjalanan pulang pergi dan kebersamaan dengan keluarga. Seperti dulu, datang ke sekolah pas jam ngajar. Pasti urusan rumah tangga lebih harmonis dan terjaga. Sekarang, anak-anak lebih sering bersama si bude ketimbang mamanya karena pulang sudah terlampau sore dan badan sudah lelah. Maaf ya anak-anakku....Kalau sekolah tetangga sebelah bisa dapat kompensasi lumayan dari pemda, tapi kami... Ya, kalau melihat ke atas terus memang selalu terasa kurang. Maka kami syukuri apa yang ada, alhamdulilah kalau bisa sama dengan tetangga sebelah.